Tampilkan postingan dengan label Tokoh Dunia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tokoh Dunia. Tampilkan semua postingan

Mark Perkins, Pengoleksi Mobil-Mobil Terkenal dari Film-Film di TV

Diposting oleh Unknown on Selasa, 13 Juli 2010

www.haxims.blogspot.com

Mark Perkins telah menghabiskan 25 tahun terakhir menyusun koleksi tak tertandingi dari kendaraan dari film terkenal dan serial TV.

Mr Perkins mengatakan memiliki sebuah Ferrari atau Bentley bagus juga, tapi dia bukan tipe orang yang seperti itu. Dia lebih tertarik untuk menemukan dan membeli kendaraan yang terkenal yang semua orang mengakui. Setelah seperempat abad mengoleksi motor di film yang pasti, dia kini bangga menjadi pemilik mobil Flintstones asli, Del Boy's Reliant Regal, Batman Batcycle, Mr Bean's Mini, Starsky dan Hutch Ford Torino, dan Aston Martin James Bond melaju di Goldfinger.

Dia juga memiliki replika dari Batmobile, para Ghostbusters 'Ectomobile dan Nody's Toyland car. Mobil itu semua tersimpan di lantai dasar rumahnya, di Ascot, Berkshire. Menyadari harganya mahal, Mark Perkins telah mengasuransikan mobil-mobilnya dengan jumlah besar dan kuat, 500.000 pound.
www.haxims.blogspot.com
www.haxims.blogspot.com
www.haxims.blogspot.com

Mr Perkins telah memutuskan untuk berpisah dengan replika Batmobile-nya, mengatakan bahwa dia bosan melihat debu mengotori di atas mobilnya, di lantai bawah. Dia merasa koleksi mobilnya, dan ini khususnya, harus dikendarai untuk benar-benar dinikmati. Dibangun pada chassis dari Lincoln Continental, mobil ini hampir persis meniru Batmobile yang asli, digunakan dalam seri tahun 1960-an. Mobil ini akan dilelang pada 2 Juni mendatang, di Surry, dan diharapkan untuk menjual sekitar 40.000 pound.
www.haxims.blogspot.com
www.haxims.blogspot.com
www.haxims.blogspot.com
www.haxims.blogspot.com

sumber: http://all-mistery.blogspot.com/2010/07/mark-perkins-pengoleksi-mobil-mobil.html
More aboutMark Perkins, Pengoleksi Mobil-Mobil Terkenal dari Film-Film di TV

Tokoh Tokoh Dunia Lagi Ngupil

Diposting oleh Unknown on Jumat, 09 Juli 2010


Ratu inggris


penelope cruz


bush


hillary clinton


Sumber: terselubuing.blogspot.com
More aboutTokoh Tokoh Dunia Lagi Ngupil

4 Prajurit yang Ditakuti Rambo

Diposting oleh Unknown on Sabtu, 03 Juli 2010

1. Audie Murphy

Ketika Audie Murphy mendaftarkan diri untuk bergabung ke Marinir di tahun 1942 pada umur 16, dia hanya berbobot 110 pounds/50 Kg dengan tinggi badan 5'5'/165cm. Mereka menertawakannya. Jadi dia mendaftarkan dirinya ke Angkatan Udara, dan juga ditertawakan. Kemudian dia mendaftarkan dirinya ke Angkatan Darat, dan mereka berpikir tidak ada ruginya menerima orang lebih untuk menjadi perisai bagi peluru-peluru musuh. Mereka pun menerimanya. Ketika ia pingsan di tengah latihan, mereka bermaksud memberinya tugas di dapur tetapi Audie bersikeras ingin bertempur, jadi mereka pun mengirimnya ke dalam badai pertempuran.

Dalam masa penjajahan Italia, pangkatnya dinaikkan menjadi korporal karena bakatnya dalam menembak. Pada waktu yang sama ia juga dijangkiti penyakit malaria, yang ia derita hampir selama perang berlangsung.


Pada tahun 1944, ia dikirim ke Prancis bagian utara. Disana ia berhadapan dengan sebuah pasukan senapan mesin Jerman yang berpura-pura menyerah, dan kemudian menembaki teman baiknya. Audie mengamuk dan menghabisi semua yang ada di sarang senapan mesin tersebut, mengunakan senjata-senjata musuh untuk menghabisi setiap musuh dalam jarak 100 yard/91 meter, termasuk dua sarang senapan mesin dan beberapa penembak jauh. Dari aksinya ini ia digelari Distinguished Service Cross, dan dijadikan komandan platon. Permintaan maaf pun datang dari orang-orang yang selalu memanggilnya 'Shorty/Si Pendek'

Setengah tahun kemudian, pasukannya diberi tugas melindungi Colmar Pocket, sebuah daerah penting di Prancis. Walaupun yang tersisa dari mereka hanya 19 orang (dari total 128) dan beberapa tank penghancur M-10.


Pasukan Jerman datang menyerang dengan pasukan yang besar lengkap dengan tank-tanknya. Karena bala bantuan tidak akan tiba dalam waktu dekat, Murphy dan pasukannya bersembunyi di parit perlindungan dan mengirim M-10 mereka untuk mencoba melawan. Seperti yang diperkirakan, M-10 mereka pun dilumpuhkan pasukan Jerman.

Kemudian Audie dengan malaria-nya berlari ke salah satu M-10 yang sedang terbakar dengan tanki gas penuh yang siap meledak setiap saat, menunggangi senapan mesin .50 Cal tank tersebut dan menembaki semua yang ada dalam penglihatannya.

Dia terus menembak selama hampir 1 jam sampai akhirnya kehabisan peluru, kemudian berjalan kembali ke pasukannya yang terkesima oleh aksinya ketika tank M-10 yang ia tunggangi meledak dibelakangnya. Persis seperti di film-film action. Mereka memberinya setiap medali yang bisa diberikan, dengan total 33 medali, lima dari Prancis, satu dari Belgia dan sebuah Medal of Honor.

Setelah perang, Audie menderita Shell-Shock dan diberi obat anti-depresan placidyl. Ketika ia kecanduan obat tersebut dan disarankan untuk ikut program rehabilitasi, ia menolak dan mengunci dirinya di dalam kamar motel selama seminggu sampai akhirnya sembuh. Autobiografi yang ia tulis sendiri berjudul To Hell and Back/Ke Neraka dan Kembali. Audie Murphy kemudian menjadi aktor hollywood memainkan dirinya sendiri di film To Hell and Back. Film ini kemudian menjadi film terlaris dari Universal selama 20 tahun sampai akhirnya dikalahkan film Jaws.
KENAPA RAMBO PANTAS TAKUT:
Ketika para produser hollywood ingin menjadikan biografi Murphy sebuah film yang ia mainkan sendiri. Murphy ketakutan kalau orang-orang akan mengira ia sengaja membumbui pengalaman-pengalaman hidupnya untuk membesarkan namanya sendiri. Jadi ia membuat mereka meninggalkan beberapa bagian dari autobiografinya supaya filmnya lebih gampang dipercaya oleh penonton.
2. Alvin C York

Dilahirkan ke sebuah keluarga petani miskin dari Tennessee, Alvin York menghabiskan sebagian besar masa mudanya dengan mabuk-mabukan dan berkelahi di bar. Setelah temannya terbunuh dalam perkelahian, dia bersumpah untuk berhenti mabuk-mabukan dan menjadi seorang yang anti-kekerasan. Ketika ia menerima panggilan untuk bertugas tahun 1917, York mencoba untuk menghindar dengan alasan 'conscientious objector/perbedaan kepahaman'. Alasannya ditolak dan York pun dikirim untuk latihan dasar.

Setahun kemudian, ia adalah salah satu dari 17 orang yang ditugaskan untuk menjatuhkan sebuah kamp senapan mesin yang menjaga rel kereta api Jerman dengan cara menyelinap. Misi penyelinapan mereka digagalkan para penembak yang melihat mereka mendekat dan mulai menembak, menewaskan 9 dari mereka.


Pasukan-pasukan yang selamat melarikan diri, meninggalkan York sendirian menerima peluru-peluru dari 32 senapan mesin besar. Seperti yang dia tulis di buku hariannya,

'I didn't have time to dodge behind a tree or dive into the brush, I didn't even have time to kneel or lie down. I had no time no how to do nothing but watch them-there German machine gunners and give them the best I had. Every time I seed a German I just touched him off. At first I was shooting from a prone position; that is lying down; just like we often shoot at the targets in the shooting matches in the mountains of Tennessee; and it was just about the same distance. But the targets here were bigger. I just couldn't miss a German's head or body at that distance. And I didn't.'

(Aku tidak sempat untuk menghindar kebelakang pohon atau meloncat ke dalam semak-semak. Aku bahkan tidak sempat untuk berlutut atau tiarap. Aku tidak sempat dan tidak tahu untuk melakukan apapun kecuali melihat orang-orang Jerman dengan senapan mesinnya dan memberi yang terbaik yang aku bisa. Setiap kali aku melihat musuh, aku hanya *menjatuhkannya/membuatnya menembak?*. Awalnya aku hanya menembak dari posisi tiarap; yaitu tiduran; seperti dulu kami sering menembaki sasaran-sasaran di pertandingan menembak di gunung-gunung Tennessee; dan jaraknya hampir sama. Tetapi sasaran-sasaran disini lebih besar. Aku rasa tidak mungkin luput menembak kepala atau badan musuh dengan jarak ini. Dan aku benar-benar tidak luput.)

Setelah dia menjatuhkan sekitar 20 musuh, seorang letnan Jerman mengumpulkan 5 anggota untuk mendekatinya dari samping. York menghabisi kelimanya dengan Colt.45-nya yang hanya berisikan 8 peluru. 'seperti menembak kalkun liar di kampung' katanya kemudian.

Melihat ini, letnan Paul Jurgen Vollmer berteriak menanyakan York apakah ia seorang Inggris. Pada perang dunia pertama, tidak ada yang menanggapi kekuatan bertempur pasukan Amerika, semua menganggap mereka sebagai pemula. Vollmer mengira York kemungkinan adalah seorang jagoan Inggris yang ditugaskan untuk mengajarkan pasukan Amerika cara berperang yang benar. Ketika York mengatakan bahwa ia adalah orang Amerika, Vollmer membalas, 'Good Lord! If you won't shoot any more I will make them give up/ Ya Tuhan! kalau kau berhenti menembak, aku akan membuat mereka menyerah'

Sepuluh menit kemudian, 133 pasukan tiba di lokasi sisa-sisa dari batalyon York. Letnan Woods, atasan York pada awalnya mengira bahwa itu ada serangan balik Jerman sampai ketika dia melihat York memberi hormat dan mengatakan 'Corporal York reports with prisoners, sir/ Korporal York melapor dengan tawanan, pak' Ketika atasan yang terkejut itu bertanya berapa banyak, York menjawab 'Honest, Lieutenant, I don't know / Sejujurnya, letnan, aku tidak tahu'
KENAPA RAMBO PANTAS TAKUT:
Mungkin Rambo menghabisi sebagian besar pasukan Vietnam yang menjaga kamp POW (tahanan perang). Tapi itu 10 tahun setelah perang berakhir. Tidak ada yang mengantisipasi akan ada seorang jagoan yang menyerbu mereka.

York melakukan aksi jagoannya ketika perang tengah berlangsung, dan dikepung musuh yang jauh lebih banyak sama seperti Rambo yang juga dikepung musuh-musuhnya. Dan York adalah seorang yang anti-kekerasan.
3. Yogendra Singh Yadrav

Yogendra Singh Yadav adalah anggota dari batalyon grenadier India di masa perang dengan Pakistan di tahun 1999. Misi mereka waktu itu adalah menghancurkan 3 bunker musuh yang ada di puncak 'Tiger Hill/Bukit Harimau' (sebuah gunung yang sangat besar)

Sialnya, ini berarti mereka harus mendaki ratusan kaki permukaan tebing yang ditutupi es dengan susah payah tanpa tali. Mereka menentukan untuk mengirim sesorang mendaki dahulu dan memasangkan tali pendukung supaya semua anggota bisa memanjat dengan bantuan tali yang telah dipasangkan oleh pemanjat pertama. Yadav menawarkan diri menjadi pendaki pertama.

Dalam perjalanan mereka menuju puncak, musuh di gunung yang berdekatan menembaki mereka dengan RPG (bazoka) dan assault rifles (senapan serbu). Serangan ini menewaskan komandan dan setengah dari pasukan Yadav, meninggalkan sisa pasukan tercerai berai. Yadav, meski tertembak 3 kali terus melanjutkan pendakiannya.


Ketika dia mencapai puncak, salah satu bunker musuh menembakinya dengan senapan-senapan mesin. Yadav berlari ke arah datangnya hujan peluru, melempar granat ke jendela bunker dan membunuh semua yang ada di dalam. Pada saat ini, bunker kedua sudah mulai menembakinya. Yadav melakukan hal yang sama, berlari ke arah datangnya peluru-peluru dan membunuh 4 orang di dalam bunker dengan tangan kosong. Sementara itu sisa pasukan Yadav menjatuhkan bunker ketiga dengan sedikit masalah.

Untuk keberaniannya, Yadav diberi gelar 'Param Vir Chakra'. Gelar tertinggi di militer India ini hanya diberikan untuk perbuatan keberanian yang dinilai sangat luar biasa dan tidak mungkin dilakukan dalam kehidupan normal.


Gelar ini hanya pernah diberikan 21 kali, dan dua sepertiga dari penerimanya gugur untuk menerimanya. Laporan awal memberitakan Yadav telah gugur, tetapi ternyata mereka salah karena memperkirakan bahwa tidak ada manusia yang sanggup selamat dari patah kaki, tangan yg hancur dan 10-15 luka tembakan di badan.
KENAPA RAMBO PANTAS TAKUT:
Yadav menerima jauh lebih banyak peluru dalam waktu 10 menit daripada Rambo di semua film-filmnya. Dan pada waktu kejadian, Yadav hanya berumur 19 tahun.
4. Simo Hayha

Simo Hayha hanyalah seorang petani dan pemburu yang telah melewati masa wajib militer 1 tahunnya. Ketika Uni Soviet menyerang Finlandia di tahun 1939, dia memutuskan untuk membantu kampung halamannya. Karena area perperangan kebanyakan di dalam hutan, Hayha menentukan taktik terbaik adalah dengan bersembunyi di pepohonan ditemani sepucuk senapan dan beberapa kaleng makanan.

'The White Death', nama yang diberikan oleh tentara Russia ketika mengetahui puluhan pasukan mereka tewas oleh hanya seseorang dengan pakaian kamuflase putih dan sepucuk senapan. Kecemasan mulai melanda pasukan Russia dan misi-misi pun dijalankan hanya untuk membunuh seorang penembak jauh misterius.

Ketika pasukan khusus yang dikirim Russia untuk menghabisi Hayha semua tewas, Russia mengumpulkan sebuah tim counter-snipers untuk mengimbangi kemapanan Hayha dalam menembak jauh. Namun tidak ada satu pun dari mereka yang selamat dari bidikannya. Dalam masa 100 hari, Hayha membunuh 542 prajurit dengan senapannya. 150 lainnya dia habisi dengan SMG. Total kill-countnya mencapai 705 orang.

Pada akhirnya, tidak ada satupun prajurit Russia yang berani mendekati area-area dimana Hayha diperkirakan bersembunyi. Tentara Russia kemudian melaksanakan carpet-bombing di area-area yang diperkirakan sebagai tempat Hayha bersembunyi. Namun Hayha berhasil selamat dari taktik carpet-bombing Russia yang dilancarkan hanya untuk dirinya seorang.

Tanggal 6 Maret 1940, seseorang yang beruntung berhasil menembak Hayha di kepala dengan peluru peledak. Ketika ditemukan dan dibawa kembali ke markas, setengah dari kepala Hayha telah hancur. The White Death telah berhasil dihentikan .......


...... untuk seminggu. Hayha kembali siuman pada tanggal 13 Maret 1940, hari dimana perang berakhir. Hayha kemudian melewati masa-masa
tuanya sebagai pemburu dan peternak anjing setelah perang dunia kedua berakhir.
KENAPA RAMBO PANTAS TAKUT:
Hayha menghabisi ratusan prajurit Russia dengan hanya latihan militer tingkat dasar dari masa 1 tahun wajib militernya. Dan dia melakukan semuanya di suhu minus 40 derajat, ditemani sepucuk senapan.
More about4 Prajurit yang Ditakuti Rambo

Kisah hidup Sang Revolusioner Che Guevara

Diposting oleh Unknown on Jumat, 02 Juli 2010

nama asli : Ernesto Guevara de la Serna
Tanggal lahir : 14 Juni 1928
Tempat lahir : Rosario, Argentina
Tanggal kematian: 9 Oktober 1967 (umur 39)
Tempat kematian: La Higuera, Bolivia
Organisasi utama : Gerakan 26 Juli

[Image: famousphotochecropped.th.jpg]


Masa kecil


Sejak usia dua tahun Che Guevara mengidap asma yang diderita sepanjang hidupnya. Karena itu keluarganya pindah ke daerah yang lebih kering, yaitu daerah Alta Gracia (Córdoba) namun kesehatannya tidak membaik. Pendidikan dasar ia dapatkan di rumah sebagian dari ibunya, Celia de la Serna. Pada usianya yang begitu muda, Che Guevara telah menjadi seorang pembaca yang lahap. Ia rajin membaca literatur tentang Karl Marx, Engels dan Sigmund Freud yang ada di perpustakaan ayahnya. Memasuki sekolah menegah pertama (1941) di Colegio Nacional Deán Funes (Córdoba). Di sekolah ini dia menjadi yang terbaik di bidang sastra dan olahraga. Di rumahnya, Che Guevara tergerak hatinya oleh para pengungsi perang saudara Spanyol, juga oleh rentetan krisis politik yang parah di Argentina. Krisis ini memuncak di bawah pemerintahan diktator fasis kiri, Juan Peron, seorang yang ditentang Guevara. Berbagai peristiwa tertanam kuat dalam diri Guevara, ia melihat sebuah penghinaan dalam pantomim yang dilakonkan di Parlemen dengan demokrasinya. Maka muncul pulalah kebenciannya akan politisi militer beserta kaum kapitalis dan terutama kepada dolar Amerika Serikat ,yang dianggap sebagai lambang kapitalisme.




Meski demikian dia sama sekali tidak ikut dalam gerakan pelajar revolusioner. Ia hanya menunjukkan sedikit minat dalam bidang politik di Universitas Buenos Aires, (1947), tempat ia belajar ilmu kedokteran. Pada awalnya ia hanya tertarik memperdalam penyakitnya sendiri, namun kemudian dia tertarik pada penyakit kusta.


Berkeliling Argentina dengan sepeda motor


Pada tahun 1949 ia memulai perjalanan panjangnya yang pertama, menjelajahi Argentina Utara hanya dengan bersepeda motor. Itulah untuk pertama kalinya ia bersentuhan langsung dengan orang miskin dan sisa suku Indian. Selanjutnya pada tahun 1951 setelah menempuh ujian-ujian pertengahan semester Che mengadakan perjalanan yang lebih panjang didampingi dengan seorang teman dan untuk nafkah hidupnya dia bekerja sebagai pekerja paruh waktu. Ia mengunjungi Amerika Selatan, Chili di mana dia bertemu Salvador Allende, dan di Peru ia bekerja sama selama beberapa minggu di Leprasorium San Pablo, di Kolombia ia tiba pada saat La Violencia, di Venezuela ia ditangkap tetapi dilepaskan kembali, kemudian ia juga mengunjungi Miami. Che Guevara mengisahkan perjalanannya dalam buku harian yang kemudian diterbitkan dalam sebuah buku dengan judul Buku Harian Sepeda Motor (The Motorcycle Diaries), yang diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris pada 1996 dan kemudian difilmkan dengan judul yang sama pada 2004.



Perjalanan Che Guevara


Ia kembali ke daerah asalnya dengan sebuah keyakinan bulat atas satu hal bahwa ia tidak mau menjadi profesional kelas menengah dikarenakan keahliannya sebagai seorang spesialis kulit. Kemudian pada masa revolusi nasional ia pergi ke La Paz, Bolivia di sana ia dituduh sebagai seorang oportunis. Dari situ ia melanjutkan perjalanan ke Guatemala dan mencukupi kebutuhan hidupnya dengan menulis artikel arkeologi tentang reruntuhan Indian Maya dan Inca. Guatemala saat itu diperintah oleh Presiden Jacobo Arbenz Guzman yang seorang sosialis. Meskipun Che telah menjadi penganut paham marxisme dan ahli sosial Lenin ia tak mau bergabung dalam Partai Komunis. Hal ini mengakibatkan hilangnya kesempatan baginya untuk menjadi tenaga medis pemerintah, oleh karena itu ia menjadi miskin. Ia tinggal bersama Hilda Gadea, penganut paham Marxis keturunan Indian lulusan pendidikan politik. Orang inilah yang memperkenalkannya kepada Nico Lopez, salah satu Letnan Fidel Castro. Di Guatemala dia melihat kerja agen CIA sebagai agen kontrarevolusi dan semakin yakin bahwa revolusi hanya dapat dilakukan dengan jaminan persenjataan. Ketika Presiden Arbenz turun jabatan, Guevara pindah ke Kota Mexico (September 1954) dan bekerja di Rumah Sakit Umum, diikuti Hilda Gadea dan Nico Lopez. Guevara bertemu dan kagum pada Raúl Castro dan Fidel Castro juga para emigran politik dan ia menyadari bahwa Fidel-lah pemimpin yang ia cari.


Bergabung dengan Fidel Castro di Kuba


Ia bergabung dengan pengikut Castro di rumah-rumah petani tempat para pejuang revolusi Kuba dilatih perang gerilya secara keras dan profesional oleh kapten tentara Republik Spanyol Alberto Bayo, seorang pengarang "Ciento cincuenta preguntas a un guerilleo" (Seratus lima puluh pertanyaan kepada seorang gerilyawan) di Havana, tahun 1959. Bayo tidak hanya mengajarkan pengalaman pribadinya tetapi juga ajaran Mao Ze Dong dan Che (dalam bahasa Italia berarti teman sekamar dan teman dekat) menjadi murid kesayangannya dan menjadi pemimpin di kelas. Latihan perang di tanah pertanian membuat polisi setempat curiga dan Che beserta orang-orang Kuba tersebut ditangkap namun dilepaskan sebulan kemudian.


Pada bulan Juni 1956 ketika mereka menyerbu Kuba, Che pergi bersama mereka, pada awalnya sebagai dokter namun kemudian sebagai komandan tentara revolusioner Barbutos. Ia yang paling agresif dan pandai dan paling berhasil dari semua pemimpin gerilya dan yang paling bersungguh-sungguh memberikan ajaran Lenin kepada anak buahnya. Ia juga seorang yang berdisiplin kejam yang tidak sungkan-sungkan menembak orang yang ceroboh dan di arena inilah ia mendapatkan reputasi atas kekejamannya yang berdarah dingin dalam eksekusi massa pendukung fanatik presiden yang terguling Batista. Pada saat revolusi dimenangkan, Guevara merupakan orang kedua setelah Fidel Castro dalam pemerintahan baru Kuba dan yang bertanggung jawab menggiring Castro ke dalam komunisme yang menuju komunisme merdeka bukan komunisme ortodoks ala Moskwa yang dianut beberapa teman kuliahnya. Che mengorganisasi dan memimpin "Instituto Nacional de la forma Agraria", yang menyusun hukum agraria yang isinya menyita tanah-tanah milik kaum feodal (tuan tanah), mendirikan Departemen Industri dan ditunjuk sebagai Presiden Bank Nasional Kuba dan menggusur orang orang komunis dari pemerintahan serta pos-pos strategis. Ia bertindak keras melawan dua ekonom Perancis yang beraliran Marxis yang dimintai nasehatnya oleh Fidel Castro dan yang menginginkan Che bertindak lebih perlahan. Che pula yang melawan para penasihat Uni Soviet. Dia mengantarkan perekonomian Kuba begitu cepat ke komunisme total, menggandakan panen dan mendiversifikasikan produksi yang ia hancurkan secara temporer.


Pernikahan Che Guevara


Pada tahun 1959, Guevara menikahi Aledia March, kemudian berdua mengunjungi Mesir, India, Jepang, Indonesia yang juga hadir pada Konfrensi Asia Afrika, Pakistan dan Yugoslavia. Sekembalinya ke Kuba ia diangkat sebagai Menteri Perindustrian, menandatangani pakta perdagangan (Februari 1960) dengan Uni Soviet yang melepaskan industri gula Kuba pada ketergantungan pasar Amerika. Ini merupakan isyarat akan kegagalannya di Kongo dan Bolivia sebuah aksioma akan sebuah kekeliruan yang tak akan terelakkan. "Tidaklah penting menunggu sampai kondisi yang memungkinkan sebuah revolusi terwujud sebab fokus instruksional dapat mewujudkannya" ucapnya dan dengan ajaran Mao Ze Dong ia percaya bahwa daerah daerah pasti membawa revolusi ke kota yang sebagian besar penduduknya adalah petani. Juga pada saat ini ia menyebarkan filosofi komunisnya (diterbitkan kemudian dalam "The Socialism and Man in Cuba", 12 Maret 1965). Ia meringkas pahamnya menjadi "Manusia dapat sungguh mencapai tingkat kemanusiaan yang sempurna ketika berproduksi tanpa dipaksa oleh kebutuhan fisiknya sehingga ia harus menjual dirinya sebagai barang dagangan".


Konfrontasi dengan Uni Soviet


Penentangan resminya terhadap komunis Uni Soviet tampak ketika dalam organisasi untuk Solidaritas Asia Afrika di Aljazair (Februari 1965) menuduh Uni Soviet sebagai kaki tangan imperialisme dengan berdagang tak hanya dengan negara-negara blok komunis dan memberikan bantuan pada negara berkembang sosialis atas pertimbangan pengembaliannya. Ia juga menyerang pemerintahan Soviet atas kebijakan hidup bertetangga dan juga atas Revisionisme. Guevara mengadakan konferensi Tiga Benua untuk merealisasikan program revolusioner, pemberontakan, kerjasama gerilya dari Afrika, Asia dan Amerika Selatan. Di samping itu setelah terpaksa berhubungan dengan Amerika Serikat, ia sebagai perwakilan Kuba di PBB menyerang negara-negara Amerika Utara atas keserakahan mereka dan imperialisme yang kejam di Amerika Latin.


Sikap Che yang tidak kenal kompromi pada dua negara kapitalis mendorong negara komunis untuk memaksa Castro memberhentikan Che (1965, bukan secara resmi tetapi secara nyata. Untuk beberapa bulan tempat tinggalnya dirahasiakan dan kematiannya santer diisukan. Ia berada di berbagai Negara Afrika terutama Kongo di mana dia mengadakan survei akan kemungkinan mengubah pemberontakan Kinshasa menjadi sebuah revolusi komunis dengan taktik gerilya Kuba. Ia kembali ke Kuba untuk melatih para sukarelawan untuk proyek ini dan mengirim kekuatan 120 orang Kuba ke Kongo. Anak buahnya bertempur dengan sungguh-sungguh tetapi tidak demikian halnya dengan para pemberontak Kinshasa. Mereka sia-sia saja melawan kekejaman Belgia dan ketika musim gugur 1965 Che meminta Castro untuk menarik mundur saja bantuan Kuba.


Kematian Che Guevara


Petualangan revolusioner terakhir Che adalah di Bolivia, karena ia salah memperkirakan potensi negara itu yang mengakibatkan konsekuensi yang buruk. Tertangkapnya Che oleh tentara Bolivia pada 8 Oktober 1967 adalah akhir dari segala usahanya dan hukuman tembak dijatuhkan sehari setelah itu.


Pada tanggal 12 Juli 1997 jenazahnya dikuburkan kembali dengan upacara kemiliteran di Santa Clara, di provinsi Las Villas, di mana Guevara mengalami kemenangan dalam pertempuran ketika revolusi Kuba.


Che menjadi legenda. Ia dikenang karena keganasannya, penampilannya yang romantis, gayanya yang menarik, sikapnya yang tak kenal kompromi dan penolakan atas penghormatan berlebihan atas semua reformasi murni dan pengabdiannya untuk kekejaman dan sikapnya yang flamboyan. Ia juga idola para pejuang revolusi dan bahkan kaum muda generasi tahun 1960-1970 atas tindakan revolusi yang berani yang tampak oleh jutaan orang muda sebagai satu-satunya harapan dalam perombakan lingkup borjuis kapitalisme, industri dan komunisme.


Penghormatan terhadap Che Guevara


Berbagai tokoh sastra, musik dan seni telah mempersembahkan komposisinya kepada Che Guevara. Penyair Chili Pablo Neruda mempersembahkan kepadanya puisi Tristeza en la muerte de un héroe (Kesedihan karena kematian seorang pahlawan) dalam karyanya Fin del mundo (Akhir dunia) pada 1969. Pengarang Uruguay, Mario Benedetti menerbitkan pada 1967 serangkaian puisi yang dipersembahkan kepadanya dengan judul A Ras del Sueño (Pada tingkat impian). Penyanyi Carlos Puebla mempersembahkan sebuah lagu Hasta siempre comandante Che Guevara (Untuk selamanya komandan Che Guevara) dan Los Fabulosos Cadillacs, Gallo Rojo (Ayam jantan merah), yang muncul dalam album El León (Singa) pada 1991.

More aboutKisah hidup Sang Revolusioner Che Guevara

5 Orang Terkaya Di Dunia Yang Luput Dari Media Karena Kesederhanaannya

Diposting oleh Unknown on Jumat, 25 Juni 2010

APA yang akan Anda lakukan jika menjadi milyarder yang memiliki banyak uang? Meski pun memiliki kekayaan senilai milyaran dolar AS, sejumlah milyader berikut ini memilih tidak menghambur-hamburkan harta mereka untuk menjalani gaya hidup mewah. Simak pelajaran yang dapat dipetik dari lima orang milyarder berikut ini, dalam membangun prinsip hidup hemat dan sederhana:

1. Warren Buffett


Spoiler for gambar:


Jutaan orang telah membaca buku yang ditulis Warren Buffett dan mengikuti setiap pergerakan perusahaannya, Berkshire Hathaway. Akan tetapi, rahasia sebenarnya dari kekayaan pribadi Buffett barangkali berasal dari kebiasaan hidup hematnya.

Buffett, yang saat ini diperkirakan memiliki kekayaan senilai AS$ 47 milyar, menolak tinggal di rumah supermegah dan membeli barang-barang mewah. Dia masih tinggal di sebuah rumah sederhana di Omaha, Nebraska, yang dibelinya seharga AS$ 31.500 lebih dari 50 tahun silam. Meskipun dia telah bersantap di berbagai restoran terbaik di penjuru dunia, Buffett akan lebih memilih burger dan kentang goreng, ditemani segelas cherry coke.

Ketika ditanya mengapa dia tidak memiliki yacht pribadi, Buffett menjawab, "Kebanyakan mainan hanya bikin susah."

2. Carlos Slim Helu

Spoiler for gambar:


Sementara kebanyakan orang mengenal Bill Gates, nama Carlos Slim Helu mungkin terdengar asing di telinga. Milyarder asli Meksiko itu, belum lama ini dinobatkan sebagai orang terkaya di dunia, mengalahkan Gates yang menjadi mitra pendiri Microsoft.

Slim memiliki kekayaan senilai lebih dari AS$ 53 milyar. Meski pun dirinya lebih dari mampu untuk menjalani gaya hidup supermewah, dia jarang melakukannya. Seperti Buffett, Slim juga tidak memiliki yacht atau pesawat pribadi, dan tinggal di rumah yang sama dengan yang telah ditempatinya selama lebih dari 40 tahun.

3. Ingvard Kampard

Spoiler for gambar:


Pendiri perusahaan perabot Swedia, Ikea, ini mencapai sukses dengan usaha perabot yang dirakit sendiri dan dijual dengan harga terjangkau tersebut. Bagi Ingvar Kamprad, menemukan bagaimana cara menghemat uang bukan hanya dilakukan untuk para konsumennya, melainkan menjadi nilai hidup tertinggi.

"Orang-orang Ikea tidak mengendarai mobil mengilap atau menginap di hotel-hotel mewah," katanya suatu ketika.

Prinsip hidup itu juga berlaku untuknya. Dia menggunakan penerbangan termurah untuk perjalanan bisnis, dan memilih menumpang bis atau mengendarai Volvo 240 GL miliknya yang berusia 15 tahun untuk berkeliling kota.

4. Chuck Feeney

Spoiler for gambar:


Tumbuh besar di masa Depresi mungkin berpengaruh terhadap gaya hidup hemat Chuck Feeney. Dengan moto hidup "Aku harus bekerja keras, bukan menjadi kaya," mitra pendiri Duty Free Shoppers ini diam-diam telah menjadi milyarder, namun secara rahasia telah menyalurkan hampir seluruh kekayaannya melalui yayasan miliknya, Atlantic Philanthropies. Selain menyumbangkan lebih dari AS$ 600 juta kepada almamaternya, Cornell University, dia juga telah menyumbangkan milyaran untuk berbagai sekolah, penelitian, dan rumah sakit.

Feeney menolak menghambur-hamburkan uang untuk hal-hal yang tidak diperlukan, dan mengalahkan Buffett dan Kamprad dalam hal donasi. Ia menyumbangkan beberapa ribu dolar lebih sedikit dibandingkan yayasan Ford dan Bill & Melinda Gates.

Sebagai pengguna setia transportasi publik, Feeney terbang di kelas ekonomi, membeli baju dari toko retail, dan tidak menghambur-hamburkan uang untuk sepatu. "Kau hanya mengenakan sepasang sepatu setiap kali," cetusnya. Dia membesarkan anak-anaknya dengan cara yang sama, dan memastikan mereka mengambil pekerjaan musim panas serupa dengan remaja biasa lainnya.

5. Frederik Meijer

Spoiler for gambar:


Frederik Meijer adalah pemilik rangkaian toko grosir dengan kekayaan senilai lebih dari AS$5 milyar.

Seperti Buffett, dia membeli mobil mahal yang masuk akal dan mengendarainya hingga rusak. Seperti Kamprad, dia memilih tinggal di motel ketika melakukan perjalanan bisnis. Seperti sejumlah milyarder lain, Meijer juga menggunakan kekayaannya demi kesejahteraan masyarakat.
More about5 Orang Terkaya Di Dunia Yang Luput Dari Media Karena Kesederhanaannya

Peperangan Aburizal Bakrie vs Wimar Witoelar di Twitter

Diposting oleh Unknown on Minggu, 31 Januari 2010

JAKARTA - Beberapa hari ini Twitter diramaikan oleh tweetwar antara Aburizal Bakrie dan Wimar Witoelar. Keduanya saling berbalas tweet, yang kadang diiringi dengan sindiran halus.

Perseteruan di situs mikroblogging twitter antara Wimar Witoelar dan Aburizal Bakrie (AB) dipicu pertama kali dari tweet-tweet Wimar yang memiliki kesan memojokkan orang terkaya di Indonesia itu.

Tweet tersebut cukup beragam, mulai dari tudingan berkaitan dengan lumpur Lapindo, Golkar, hingga pengemplangan pajak yang kabarnya dilakukan oleh Bakrie. Bahkan pengamat ekonomi tersebut terang-terangan mendukung Sri Mulyani (SMI) dan tidak setuju menteri keuangan itu dinonaktifkan.

"Saya dukung SMI, anti AB," tweet Wimar
"Individu harus berpihak. Partai harus berpihak pada yang baik. Media harus tidak berpihak. AB oke, AB+Golkar bad, AB+Golkar+TVOne very bad," tweetnya yang lain

Di twitter yang diduga milik Aburizal Bakrie, petinggi Partai Golkar itu menuliskan tweet

Bukan Wimar dan groupnya yg membiayai demo?
Wimar menjawabnya dengan tweet Wakakaak anak ITB memang punya sense of humor, Thanks Cal!!
AB menjawab kembali dengan "thanks Mar (ada yg blg manggil lo Wim, kalo gue tetap kaya dulu manggilnya)"
"Thanks Cal, skrg gw dipanggil Wim atau ww," jawab Wimar

Perseteruan mulai memuncak saat Wimar, yang sempat menjadi juru bicara kepresidenan era Gus Dur, menuliskan tweet "Aburizal Bakrie itu baik, teman lama, tapi ngemplang pajak, mengabaikan lumpur dan pake uang dan jabatan untuk menekan orang baik SMI-Boed"

Yang kemudian dijawab Ical dengan "makanya. Biar jelas apakah itu alat politik sbg penekan atau beneran.Bdw,lo pemegang saham Bumi gak?Kan Bumi "saham sejuta umat".

Wimar pun menjawabnya "Sorry Cal, hw ga punya saham Bumi. Gw pilih saham yang aman".

Ical pun kemudian mengajukan pertanyaan lagi, "dulu kan lo kerja di Anteve. termasuk yg bikin poiicy kan?"

Yang dijawab dengan Wimar, "Gua kerja utk StarTV Cal, Mewakili StarTV di BoD Anteve"

Timpalan Ical pun hanya pendek, "oh gitu, gue kira di Anteve,"

Dalam sebuah tweet, untuk menjawab pertanyaan followernya, Ical mengatakan tidak tahu menahu tentang perilaku pemilik situs Persepektif Online tersebut.

"Kawan lama sama Wimar. Betul2 saya tdk tahu knp dia sewot banget ke saya. Anyway, terima ksh atas perhatian dan doanya," tulis Ical

Namun begitu, pernyataan tersebut tidak menyurutkan Wimar untuk terus nge-tweet tentang Aburizal Bakrie. Dalam sebuah tweet-nya yang lain, Wimar menuliskan "Tax liability ARB Rp 10T bukan gosip tapi dalam proses penyidikan. Kalo SMI dihentikan ARB aman," (srn)


sumber: http://www.okezone.com/
More aboutPeperangan Aburizal Bakrie vs Wimar Witoelar di Twitter

Presiden Venezuela takut Twitter

Diposting oleh Unknown

KARAKAS - Presiden Venezuela, Hugo Chavez menyebut para pengguna Twitter yang memprotes kebijakkannya menutup enam stasiun televisi kabel sebagai teroris. Chavez beranggapan bahwa ancaman terbesar bagi kekuasaannya di Venezuela adalah dunia maya. Sebegitu takutkah Chavez dengan dunia maya, terutama dengan sirtus jejaring sosial, Facebook dan Twitter?

Pekan ini, ribuan mahasiswa melakukan aksi turun ke jalan. Demonstran memprotes pimpinan Sosialis itu yang dinilai keras dalam membungkam para lawan-lawan politiknya, termasuk menutup enam stasiun televisi. Selasa lalu, demonstrasi sekira 3.000 mahasiswa itu berujung bentrok dan menyebabkan dua orang tewas. Kini, sejumlah mahasiswa mengalihkan protesnya melalui Twitter.

Seperti diberitakan Foxnews, sabtu (30/1/2010), sejumlah mahasiswa membuat topic baru seperti #Venezuela, #Estudiantes, #Free Venezuela untuk memberikan informasi dan kritik terhadap kebijakan Chavez. Selain itu, mereka juga membentuk grup di Facebook untuk menentang Chavez. Salah satu grup bahkan memiliki anggota sekira 80 ribu.

Tak pelak, aksi tersbut mengundang reaksi keras dari Presiden yang telah berkuasa sejak 1999 tersebut. "Menggunakan twitter, internet dan sms untuk mengkritisi pemerintah merupakan bentuk aksi terorisme," ungkap Chavez. Bahkan, pria kelahiran 28 Juli 1954 itu, akan menggunakan kekuatannya untuk menutup akses jaringan internet.

"Mereka takut dengan Twitter, Chavez khawatir bila jejaring sosial yang digunakan para mahasiswa akan seperti yang terjadi di Iran dimana aksi protes dilakukan lewat Twitter," ujar seorang jurnalis Venezuela Nelson Bocaranda. (ugo)


sumber : http://okezone.com/
More aboutPresiden Venezuela takut Twitter

Inilah Presiden yang Suka Bertelanjang Dada ?

Diposting oleh Unknown on Sabtu, 30 Januari 2010


Apa yang biasa dilakukan oleh seorang pria dalam mengisi waktu santainya? Tentunya melakukan segala hal yang dia sukai. Bagaimana mengisi waktu sengang ala Presiden Rusia Valadimir Putin?

Dikutip dari The Daily Telegraph, Kamis (6/8/2009), Putin menikmati masa liburnya dengan berkemah di Pegunungan Siberia. Uniknya, dia malas memakai baju atau kaos. Dia lebih memilih bertelanjang dada.

Berkepala plontos tanpa baju, cuma mengenakan celana pendek, itulah kesukaan Putin. Dengan dandanan seperti itu, pria yang masih betah sendiri ini berenang bebas di danau yang dingin. Tak lupa, pria berusia 56 tahun ini pun juga asyik bermain kuda kesayangannya. Dan tentunya, masih dengan bertelanjang dada.

Hanya satu kalimat untuk menjawab kebiasaan aneh Putin yang senang bertelanjang dada ini: dia sangat bangga dengan bentuk fisik tubuhnya. Meski sudah berusia di atas kepala lima, dia sering mempertontonkan bagian-bagian kekar dalam tubuhnya.

Akhir Agustus 2007 lalu, dada Putin juga menjadi perbincangan seru warga Rusia. Ada yang nyinyir, ada yang memuji. Pemicunya adalah Komsomolskaya Pravda, tabloid bersirkulasi paling besar di Rusia.

Tabloid itu memasang foto telanjang dada Putin yang tengah memancing bersama Pangeran Albert dari Monaco di pegunungan Siberia. Foto yang diambil dari situs kepresidenan Rusia itu memperlihatkan dada Putin yang padat berisi, berotot dan gagah untuk pria seusia Putin.

Vladimir Putin adalah presiden yang sangat populis di Rusia. Tangan dinginnya telah membawa Rusia menuju kemajuan, setelah sebelumnya jatuh bangun setelah lepas dari Uni Soviet.
More aboutInilah Presiden yang Suka Bertelanjang Dada ?

Jika Orang Terkenal Indonesia Mencukur Kumisnya

Diposting oleh Unknown on Selasa, 26 Januari 2010

Banyak orang terkenal Indonesia (politisi, artis, dan sebagainya) yang memiliki kumis. Bagaimana tampang mereka kalau kumisnya dicukur? Cekidot ajah di bawah Gan.

1. Adhyaksa Dault

Adhyaksa Dault


2. Gayus Lumbun
Gayus Lumbun

3. Antasari Azhar
Antasari Azhar

4. Surya Paloh
Surya Paloh

5. Roy Suryo
Roy Suryo
More aboutJika Orang Terkenal Indonesia Mencukur Kumisnya

Siapakah Calon Pengganti 'Bill Gates' Sebagai Orang IT Terkaya Dibawah 40 Tahun?

Diposting oleh Unknown

Tahun 1987 lalu, Bill Gates secara resmi meraih gelar orang terkaya. Ia masuk ke dalam daftar Forbes’ 400 Richest People in America hanya beberapa hari sebelum ulang tahunnya yang ke 32.

More aboutSiapakah Calon Pengganti 'Bill Gates' Sebagai Orang IT Terkaya Dibawah 40 Tahun?

Presiden Pertama di Dunia Yang Menolah DIGAJI

Diposting oleh Unknown

FERNANDO LUGO MENDEZ bukan konglomerat atau politisi bergelimang uang. Mantan uskup ini hanya pekerja sosial yang kere. Tapi sungguh tak disangka, penganut sosialisme yang mendalami ajaran Pancasila ini malah menolak mendapat gaji selaku Presiden Paraguay, yang diumumkannya pada malam sebelum pelantikannya, Jumat, 16 Agustus lalu. Keputusan Lugo ini adalah keajaiban terbesar di dunia politik, sepanjang sejarah demokrasi di jagat raya ini. Sendirian dia melawan arus besar yang berlaku di semua negara, termasuk di AS, di mana jabatan presiden memberikan privilese serta kesempatan memperkaya diri dan kelompok. Keputusan Lugo yang mencengangkan itu disambut gembira oleh ribuan pendukungnya. Namun, Presiden Ekuador Rafael Correa mengingatkan dengan cemas,”Begitu Lugo mulai mengubah berbagai hal, serangan akan dimulai.” Serangan dimaksud bakal berasal dari kalangan kapitalis, termasuk kekuatan politik yang berkiblat ke AS. Bukanlah kebetulan jika semua pemimpin sosialis Amerika Latin hadir dalam acara pelantikan Fernando Lugo, yang berlangsung sederhana di ibukota Asuncion.. Mereka dipersatukan oleh semangat anti-Amerika Serikat, atau setidak-tidaknya berani melawan dan mengatakan TIDAK terhadap negara adi kuasa itu. Sebaliknya negara-negara yang dipimpin para politisi konservatif yang pro Amerika, yaitu Meksiko, Kolumbia, Peru, hanya mengirim utusan. Para presiden beraliran sosialis yang hadir dalam pelantikan “presiden kaum miskin” itu antara lain Hugo Chavez dari Venezuela, Luiz Inacio Lula da Silva (Brasil), Cristina Kirchner (Argentina), Michelle Bachelet (Cili), Evo Morales (Bolivia), dan Rafael Correa (Ekuador). Kehadiran mereka membuat acara pelantikan tersebut menjadi semacam perayaan kebangkitan sosialisme gaya baru di bumi Amerika Latin. Fernando Lugo, 56 tahun, memenangkan pemilu presiden Paraguay pada April lalu. Sebelumnya dia bekerja sebagai uskup Katolik di wilayah-wilayah miskin negara yang bertetangga dengan Brasil, Argentina, dan Bolivia itu. Dia mendapat izin cuti sementara dari Vatikan, memenangkan pemilu, dan menjadi uskup pertama di dunia yang berhasil memenangkan pemilihan presiden. Gaji presiden Paraguay lebih kecil dibanding gaji anggota DPR-RI TAHUKAH Anda berapa gaji seorang presiden di Paraguay ? Menurut kantor berita Associated Press, gaji presiden Paraguay adalah sebesar 4.000 dolar AS atau sekitar Rp.37 juta per bulan. Sangat kecil dibandingkan gaji anggota DPR-RI, yaitu sebesar Rp.49 juta per bulan. Dan makin kecil lagi dibandingkan gaji Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sekitar Rp.150 juta per bulan. Dengan menolak mendapat gaji, pengagum pemikiran Bung Karno ini akan benar-benar menjadi relawan di tampuk kekuasaan Paraguay. Lugo akan menjadi satu-satunya pimpinan negara di dunia yang murni volunteer alias bekerja tanpa mendapat upah. Luar biasa! Memang, dia naik ke puncak kekuasaan di negara itu, berkat dukungan kaum miskin, terutama para petani tanpa tanah dan serikat buruh. Mungkin keputusannya itu adalah wujud solidaritas paling nyata kepada kalangan miskin, yang mencapai 35,6 persen dari total populasi. Tindakan mulia Fernando Lugo ini cocok betul dengan semboyan kampanye Sutrisno Bachir : karena hidup adalah perbuatan. Sekarang giliran Sutrisno dan para pemimpin Indonesia lainnya untuk mencontoh tindakan nyata Lugo : karena hidup adalah perbuatan nyata ! Hidup adalah melayani… Petani tak memiliki tanah PARAGUAY adalah negara paling miskin di kawasan Amerika Latin. Pendapatan utama negara ini bersumber dari produk-produk pertanian, terutama kedelai dan produk turunannya yang menyumbang lebih dari setengah hasil ekspornya, yang pada tahun 2007 tercatat 2.390 juta dolar AS. Tingkat pertumbuhan ekonominya sebenarnya cukup bagus, yaitu 6,4 persen per tahun. Dengan jumlah penduduk “hanya” 6,5 juta jiwa, negara dengan luas wilayah 406.762 km persegi ini seharusnya bisa memakmurkan rakyatnya. Namun karena negara salah urus; sempat dikuasai oleh kediktatoran selama 39 tahun, korupsi dan nepotisme merajalela, dan lebih dari sepertiga penduduknya adalah petani tanpa tanah; maka label negara termiskin di kawasan itu terpaksa disandangnya. Cobaan di hari pertama berkuasa : obat dan BBM menghilang dari pasar KEMENANGAN Lugo yang mengejutkan telah mengakhiri dominasi Partai Colorado selama 61 tahun di negeri yang cantik itu. Tapi bukan tidak mungkin, “Golkar”-nya Paraguay itu akan kembali berkuasa, jika pemerintahan koalisi yang dipimpin Lugo gagal meredam anarkisme yang timbul akibat euforia di kalangan petani miskin. Segera setelah memastikan Lugo menang dalam pemilu, para petani tanpa tanah langsung menyerobot tanah-tanah pertanian yang dikuasai perusahaan-perusahaan besar. Pada saat yang sama pememerintahan Lugo yang baru berusia sehari sudah langsung digoyang oleh para kapitalis, dengan cara menimbun BBM yang mengakibatkan barang vital itu menghilang dari pasar. Obat-obatan juga raib dari rak-rak apotik. Ini bisa menimbulkan krisis.
More aboutPresiden Pertama di Dunia Yang Menolah DIGAJI